| |
MAKASSAR -- Koalisi Keadilan dan Pembangunan (KKP) hampir pasti akan mengusung Jafar Sodding (JS) sebagai calon walikota Makassar pada Pilwalkot 2008. Pasalnya, komunikasi yang dibangun dengan beberapa kandidat cawali berakhir buntu.Saat ini, KKP yang dibangun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) tengah mencari pasangan yang cocok untuk posisi 02 alias calon wakil walikota.
Tiga nama yang masuk bidikan adalah Hamid Paddu (akademisi), Imam Mujahidin Fahmid, dan Iriantosyah Kasim DM. KKP telah membangun komunikasi dengan dua nama teratas. Namun, belum ada keputusan, siapa yang dipilih.
"Khusus dengan Pak Iriantosyah, kami baru akan menjadwalkan pertemuannya. Insya Allah kami akan menjajaki kemungkinan itu dalam waktu dekat ini," kata Muzakkir Ali, ketua Bappilu DPD PKS Makassar, kemarin.
Sebelumnya, PKS membidik tiga kandidat calon walikota yang akan dipasangkan dengan Jafar Sodding. Mereka adalah A Herry Iskandar, Ridwan Syahputra Musagani, dan Zulkifli Gani Ottoh. Namun, komunikasi politik dengan ketiga kandidat itu buntu.
"Kami belum menemukan kata sepakat. Pada sisi lain, kami juga tidak mau menunggu terlalu lama. Makanya, kami lebih cenderung mengusung Pak Jafar sebagai calon walikota. Apalagi, hasil surveinya cenderung meningkat," kata Muhammad Taslim, ketua DPD PKS Makassar, Rabu 30 April.
Hasil survei internal yang dilakukan PKS menunjukkan tingkat elektibilitas Jafar Sodding meningkat. Menurut Muzakkir, Jafar kini berada di posisi ketiga di bawah Ilham Arif Sirajuddin dan Idris Manggabarani.
Lalu, siapa yang akan dipilih sebagai calon wakil walikota? KKP cenderung memilih akademisi yang populer. Saat bertemu dengan Rektor Unhas Prof Idrus Paturusi, KKP disarankan untuk menggandeng akademisi pada Pilwalkot mendatang. (sap)
| | |
|
|