ReviewReviewReviewReviewSyahrul Pakai Jaket PKSApr 30, '08 12:16 AM
for everyone
Category:Other
Makassar, Tribun - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo tampil lain saat menghadiri peringatan Milad Ke -10 Partai Keadilan Sejahetra (PKS) tingkat provinsi di Alun-alun Citra Mas, Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Minggu (27/4), Pangkep.
Syahrul mengenakkan jaket PKS di sela-sela menyampaikan sambutannya di acara ulang tahun partai berbasis Islam ini.

Saat tiba di lokasi acara, Syahrul belum memakai jaket PKS. Namun saat menyampaikan sambutan, Syahrul menyindir petinggi partai tersebut setelah mengetahui Bupati Pangkep Syafruddin Nur sudah mengenakkan jaket PKS dan mendapat kartu anggota.
"Saya mau protes kepada sekretaris jenderal (Sekjen PKS, Anis Matta) dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel (Najamuddin Marahamid). Mengapa cuma Bupati Pangkep yang dikasih jaket?. Mau tong ka dikasih, ini kan Milad Ke-10 PKS," kata Syahrul yang disambut aplaus hadirin.
Komentar tersebut langsung disambut oleh Najamuddin dengan memberikan Jaket PKS miliknya kepada Syahrul.
Peserta milad menyambut momen ini dengan pekikan takbir. Wartawan dan fotografer berlomba mengabadikan momen di atas panggung tersebut. Syahrul pun melanjutkan sambutannya dengan balutan jaket berwarn kombinasi hitam, putih, dan kuning.
Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel, PKS yang mengontrol delapan kursi di DPRD berkoalisi dengan Partai Golkar mengusung pasangan Amin Syam-Mansyur Ramly (Asmara).
Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel, Annas GS, mengatakan, kehadiran Syahrul di milad PKS adalah upaya konsolidasi partai politik di Sulsel setelah pilkada gubernur.

Ajak Berjuang
Syahrul mengajak PKS untuk berjuang bersama melakukan perubahan di Sulsel. "Aku suka PKS, aku mau bersama PKS dalam melakukan perubahan di Sulsel," kata Syahrul yang lagi-lagi disambut aplaus sekitar 5.000 kader PKS yang memenuhi Lapangan Citra Mas.
Syahrul mengawali sambutannya dengan joke-joke khasnya. Dalam sambutannya, Syahrul banyak berkomentar tantang kiprah PKS di perpolitikan Indonesia.
Dia memuji militansi kader dan fungsionaris PKS yang rata-rata masih berusia muda. Dia mengatakan, di milad ini PKS hadir mengawal sebuah proses dan dinamika bangsa yang luar biasa.
"Semua mengakui bahwa ditengah kancah problematika, bangsa Indonesia menghadapi proses, PKS ada di tengah-tengahnya untuk membangun dinamika baru di kehidupan bangsa Indonesia," jelasnya.
"Milad ini harus menjadi konsilidasi emosional bagi seluruh kekuatan PKS di Sulsel. Milad ini juga merupakan konsiladasi organisasi yang harus kuat, PKS harus menjadi bagian dari pilar kekuatan bangsa yang membangun bangsa Indonesia lebih baik di masa yang akan datang," tambah Syahrul.
Syahrul juga menyinggung soal pilihan PKS mendukung pesaingnya, Amin Syam, di pilkada lalu. "Bukanji karena saya terlalu mau didukung PKS, tapi aku tidak mau ditinggalkan PKS. Kenapa? Karena aku cinta PKS, saya mau PKS bersama-sama saya membangun negeri ini lebih baik. Ajari saya kebaikan", kata Syahrul.
Amin yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tidak hadir di Milad PKS ini.
Sejak dilantik 8 April, inilah kali ketiga Syahrul datang ke Pangkep. Hari Sabtu (26/4) lalu, dia juga mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menghadri acara panen raya di Bungoro, Pangkep.


Legislator DPR RI PKS Tamsil Linrung yang juga hadir di acara tersebut menegaskan PKS tidak ada masalah dengan Syahrul.
Tamsil bahkan menyebut PKS pernah berjuang memaketkan Syahrul dengan kandidat gubernur lainnya, Abdul Aziz Qahhar Muzakkar.
Gema satu dasawarsa PKS di Pangkep berlangsung semarak. Acara serupa juga dihelat PKS di seluruh nusantara. Ribuan kader dan simpatisan berdatangan dari seluruh daerah di Sulsel. Atraksi barongsai semakin memeriahkan acara tersebut.
Pangkep dipilih sebagai tempat pelaksanaan milad karena merupakan daerah yang terdepan dalam isu syariat Islam.
Najamuddin juga menginginkan agar fokus kegiatan PKS tidak hanya di Makassar. Pangkep dinilai sebagai daerah yang strategis, sehingga dijadikan daerah alternatif.
Bupati Pangkep mendapat kehormatan diberikan atribut dan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS oleh Annis Matta.
Orasi politik Annis Matta menjadi puncak acara Milad. Annis menebarkan aura kemenangan kepada kader dan simpatisan PKS dengan mengobarkan semangat berjuang untuk kemenangan ummat.
"Kita harus bisa menyulap Sulsel menjadi kota internasional kalau kita di PKS mempunyai keyakinan bahwa bisa memimpin republik ini, kita percaya bahwa kita punya ide-ide besar bisa mengubah wajah sulsel," kata Anis Matta.
Target Kursi
Anis juga mengkritisi jalannya pemerintahan di era reformasi yang menurutnya stagnan. "Itu sebabnya kita mengaitkan milad PKS dengan 100 tahun kebangkitan nasional, bahwa kita jadikan sumber inspirasi, bahwa anak-anak muda memiliki aura kemenangan untuk membangun negeri ini," katanya.
Politisi kelahiran Bone ini mengkoreksi terget PKS Sulsel yang mematok 12 kursi di DPRD Sulsel dan empat kursi di DPR RI.
"Untuk semangat perubahan, target itu terlalu kecil, seharusnya di DPR itu sembilan kursi dan 15 kursi di DPRD Sulsel," kata alumnus Pondok Pesantren Gombara yang juga fungsionaris PP Muhammadiyah ini.
Dia mengatakan, target pencapaian kursi di Pemilu 2009 memang akan berat dengan melihat tantangan dan banyaknya partai baru.
Namun untuk sebuah perubahan besar di Sulsel dan untuk memasuki Sulsel di gerbang perubahan, target itu harus terus ditingkatkan.
Sejumlah pejabat pemprov hadir dalam acara tersebut seperti Kepala Kesatuan Bangsa Andi Baso Gani, Kepala Biro Dekonsentrasi Jufri Rahman, dan Kepala Biro Umum Asri Syamsuddin.
Adik kandung Syahrul, Haris Yasin Limpo, dan kandidat Wali Kota Makassar usungan PPP Ridwan Syahputra Musagani juga hadir.


gozidni wrote on Apr 30
Manteppp...!!
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help